NGN and IMS
SEPARATION OF SERVICES FROM NETWORK
Softswitch
SEPARATION OF SERVICES FROM NETWORK
Softswitch
Untuk yang mau tahu info lengkap tentang kehamilan ada website bagus alamatnya www.babycenter.com. Di websiate ini kita bisa menghitung due date kelahiran bayi atau masa subur kita sebagai wanita. Untuk para calon ibu baru website ini bisa bermanfaat untuk mengetahui umur kehamilan, kondisi bayi pada umur kehamilan tersebut dan hal-hal apa saja yang biasa terjadi pada ibu dan anak pada umur kehamilan tersebut.
Berikut adalah pengalaman seorang teman saat ditilang oleh polisi. Barangkali bisa dijadikan pelajaran.
Pengalaman di bawah ditulis dengan nama samaran dan tanpa ijin dari yang bersangkutan.
Begini ceritanya:
Kemarin sore, waktu lewat di jalan otista menuju matraman saya melakukan pelanggran lalu lintas, sehingga di STOP oleh seorang Polisi.
Seperti biasa, dengan gaya negosiasi polisi mau menilang saya.Ketika mau ditilang, saya ingat email yang sempat beredar tentang form tilang warna merah dan biru. Lalu terjadilah percakapan antara saya dan polisi. Kira-kira percakapannya sbagai berikut.
XYZ: “Silahkan Bapak tilang saya, tapi saya minta form warna biru.”.
Polisi: “Wah, form warna biru sudah tidak berlaku lagi. Itu cuma ada jaman dulu”.
XYZ: “Pak, saya ini bukan orang bodoh yang gak ngerti hukum. Saya tahu kalau form merah itu buat orang yang mau melakukan pembelaan di pengadilan. Sedang form biru jika kita memang mengakui pelanggaran
yang kita lakukan. Dan sekarang saya ngaku salah ke Bapak. Jadi saya minta ditilang dengan form biru.”.
Polisi: “Anda ini dapat informasi dari mana? Itu tidak benar”.
XYZ: “Kalau begitu Bapak bikin pernyataan tertulis kalau form biru sudah tidak berlaku baru saya mau ditilang pake form merah”.
Polisi: “Wah tidak bisa.”
XYZ: “Kalau begitu saya tidak mau ditilang”.
Sambil marah-marah polisi itu mengembalikan SIM+STNK saya.Gak jadi
ditilang deh, hehhehe.
Btw, ada yang tau gak yah detail tentang form merah dan biru ini.
Kenapa polisi tsb gak mau nilang saya pake form biru?
Bihun sangat iri terhadap Indomie. Setiap kali bertemu di supermarket mereka tidak bertegur sapa, bahkan Bihun sering mengolok-lok indomie di depan umum. “Dasar kribo jelek hiiih, mentang-mentang kuning & gemuk aja orang-orang lebih suka sama dia, nggak tau malu”.
Hari-hari berlalu dengan semakin menumpuknya rasa kebencian. Indomie tetap adem ayem, tidak peduli Bihun mau ngomong apa. Pikir Indomie, “Kafilah mengongong, gue berlalu aaahhh…”
Suatu hari di supermarket muncul barang baru bernama Spaghetti. Saking tidak kuat menahan emosi, Bihun berlari dari raknya dan memukuli kepala Spaghetti sambil berteriak, “Jangan kira gue enggak ngenalin elu ya !! Meskipun di bonding begitu, gue tetep tau elu si kribo jelek itu !!!”
Sumber: copy paste dari detik
Senin, 23/06/2008 17:35 WIB
Potensi Bisnis Software Lokal US$ 250 Juta
Ahmad Rouzni Noor II – detikinet
Jakarta – Nilai bisnis software lokal di Indonesia pada 2008 ini berpotensi naik 20% dari tahun lalu menjadi US$ 250 juta. Demikian proyeksi yang disampaikan Wakil Ketua Komite Tetap Telematika Kadin, Hidayat Tjokrodjojo.
Sedangkan, nilai bisnis software asing diperkirakannya juga relatif sama dengan lokal. “Sehingga tahun ini total nilai bisnis software di Indonesia bisa mencapai US$ 500 juta,” ujarnya di sela Rapat Koordinasi Nasional Telematika Kadin Indonesia, di Hotel Ritz Charlton, Jakarta, Senin (23//6/2008).
Hidayat menjelaskan, pertumbuhan lokal kebanyakan dari software tentang sistim penggajian yang nilainya berkisar Rp 10 juta hingga Rp 1 miliar, tergantung skala bisnis perusahaan pengguna dan tingkat kerumitan aplikasinya.
Sedangkan nilai US$ 250 juta untuk software aplikasi buatan asing, ditegaskan Hidayat belum termasuk untuk implementasi sistim operasi. “Selain aplikasi penggajian, software aplikasi lainnya yang sedang tinggi permintaannya ialah tentang kesehatan atau e-health,” tandasnya.